Connect with us

Headline

Bupati : Seruyan Bukan Batu Loncatan

BUPATI Seruyan Yulhaidir menyapa calon ASN saat acara pembekalan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Gedung Serbaguna Kuala Pembuang, Rabu (27/3/2019). Foto | Protokol Setda/Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG – Banyak oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Seruyan yang menganggap Seruyan hanya sebagai batu loncatan untuk memperoleh status PNS. Mengabdi beberapa tahun sebagai PNS, kemudian dengan berbagai alasan meminta pindah tugas keluar daerah.

Bahkan, beberapa waktu lalu, ada saja oknum PNS yang di studinya dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Seruyan, memilih mengabdi diluar daerah, setelah masa perjanjian tugas pengabdian selesai.

Itu pula yang menjadi kekhawatiran Bupati Seruyan Yulhaidir, yang dikemukakannya saat acara pembekalan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Gedung Serbaguna Kuala Pembuang, Rabu (27/3/2019).


RATUSAN Calon ASN mengikuti acara pembekalan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Gedung Serbaguna Kuala Pembuang, Rabu (27/3/2019). Foto : Protokol Setda/Kalteng Independen

Yulhaidir mengingatkan, agar para calon Aparatur Sipil Negara (ASN) siap bekerja ditempat sesuai formasi yang dipilihnya.  CPNS hendaknya tidak meminta pindah tugas, sebelum sampai waktu yang ditentukan.

“CPNS yang sudah menerima SK agar bekerja dengan baik, dan jangan hanya menjadikan Kabupaten Seruyan sebagai batu loncatan. Banyak yang lulus PNS langsung mengajukan pindah. Saya tegaskan, bahwa permintaan tersebut tidak akan saya berikan karena harus menjalani masa kerja minimal mengabdi selama delapan tahun,” katanya.

Namun kata Bupati, masa kerja delapan tahun untuk pindah tugas keluar daerah belum tentu dikabulkan. Karena hal tersebut tergantung kebijakan Bupati. “Kalau pindah keluar daerah kebijakan Bupati, kalau daerah masih membutuhkan tidak akan diberikan ijin (Pindah tugas),” kata Yulhaidir yang juga Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Seruyan ini. Tim KI/KI-02

Tinggalkan Komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Headline