Connect with us

Ekonomi

Bupati Katingan Instruksikan Distribusi 76.552 Kartu JKN-KIS UHC melalui Kecamatan

PALANGKA RAYA – Telah dilakukan pendistribusian Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada masyarakat yang telah didaftarkan oleh Pemerintah Kabupaten Katingan kedalam program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) pada hari Kamis (17/01). Jumlah kartu yang didistribusikan adalah sebanyak 76.552 kartu hasil dari penambahan jumlah peserta JKN-KIS dari segmen penduduk yang didaftarkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Katingan.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gedung Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Katingan tersebut dihadiri oleh seluruh Camat beserta Kasie yang membidangi se-Kabupaten Katingan serta Lurah dan Kepala Desa Kecamatan Katingan Hilir, Kecamatan Tewang Sangalang Garing, dan Kecamatan Tasik Payawan.

Selain dihadiri oleh Camat, Lurah dan Kepala Desa Kabupaten Katingan. Kegiatan pendistribusian KIS yang dilakukan oleh Kepala BPKAD Kabupaten Katingan, Roby kepada Camat se-Kabupaten Katingan dihadiri juga oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, Muhammad Masrur Ridwan, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Kabupaten Katingan, Neti Lida Sinta, serta Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Cabang Palangka Raya, Azi Maria untuk turut memberikan sosialisasi serta informasi langsung terkait hak dan kewajiban, serta prosedur pelayanan kesehatan bagi peserta program JKN-KIS.

“Dengan penambahan peserta program JKN-KIS PBI APBD sebanyak 76.552 jiwa yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Katingan per 1 Januari 2019, maka jumlah total peserta JKN-KIS dari segmen PBI APBD Kabupaten Katingan saat ini sebanyak 87.505 jiwa. Dengan begitu Kabupaten Katingan telah resmi menjadi Kabupaten yang sukses mencapai Universal Halth Coverage (UHC) program JKN-KIS pada awal tahun 2019 ini.

Proses pendistribusian kartu JKN-KIS ini pun ada tehniknya, terutama jika menemukan kasus peserta yang telah meninggal, pindah alamat, atau telah berubah status anggota keluarganya. Jika hal itu ditemukan, maka harus dilakukan pencatatan dan pengembalian kartu ke BPJS Kesehatan, serta dilampirkan usulan untuk dilakukan penggantian peserta baru,” ungkap Masrur, Jumat (25/1/2019).

Selain menyampaikan teknik dalam proses pendistribusian kartu, Masrur juga menyampaikan hak dan kewajiban yang harus diketahui oleh peserta JKN-KIS yang telah menerima kartu identitas kepesertaan program JKN-KIS.

“Masyarakat yang sudah menjadi peserta JKN-KIS juga harus paham tentang hak dan kewajibannya sebagai peserta JKN-KIS. Terutama terkait prosedur untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang ditanggung oleh program JKN-KIS. Jangan sampai peserta bingung atau tidak tahu prosedur untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang ditanggung program JKN-KIS,” imbuhnya.

Di lain pihak, Kepala BPKAD Kabupaten Katingan, Roby menyampaikan batas waktu pendistribusian kartu kepesertaan program JKN-KIS kepada Camat yang hadir.”

UHC diwujudkan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Katingan Kepada masyarakat. Jadi kartu ini harus sudah selesai didistribusikan kepada warga paling lambat tanggal 31 Januari 2019, karena progresnya harus dilaporkan kepada Pak Bupati,” kata Roby. (Tim KI)

Tinggalkan Komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi