Connect with us

Destinasi

Bupati Seruyan Berpetualang ke Sejumlah Objek Wisata

SERUYAN – Merancang pengembangan pariwisata di Kabupaten Seruyan, Bupati Sudarsono diampingi Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya Seruyan Tunjarsyah, dan sejumlah kepala SKPD,  beberapa media termasuk Harian Tabengan berpetualang ke sejumlah objek wisata di wilayah Kecamatan Seruyan Tengah, Seruyan Hulu dan Suling Tambun, 29-31 Juli lalu.

Objek pertama yang dikunjungi Bupati Sudarsono bersama jajaran SKPD terkait itu yakni, air terjun Bahal di Rantau Pulut. Tempat berwisata yang hanya berjarak 2,5 kilometer dari Ibukota Kecamatan Seruyan Tengah itu  yang cukup dikenal masyarakat setempat.

Air Terjun Bahal, Kelurahan Rantau Pulut Kecamatan Seruyan Tengah

Selanjutnya, Bupati didampingi istrinya Ratna Mustika, serta putra-putri Pariwisata juga merasakan eksotisme dan kesejukan air terjun Sahai Gantung, di Desa Pangke, Kecamatan Seruyan Tengah.

Berjarak sekitar 2,5 jam dari Rantau Pulut, objek wisata dengan air terjun kembar yang dikelilingi hutan alami dan masih terjaga keasriannya itu ternyata terletak tidak jauh dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Pangke, sangat dekat juga dengan jalan poros antar kecamatan.

Dari Sahai Gantung, Bupati beserta rombongan megunjungi Suling Tambun Waterfall, di Kecamatan Suling Tambun.

Wisata air terjun setinggi lebih dari 10 meter itu memiliki keistimewaan dan keunikan tersendiri diwilayah paling hulu Kabupaten Seruyan tersebut. Pasalnya, berawal dari air terjun inilah warga setempat kemudian menamai desa Suling Tambun yang kini menjadi Ibukota Kecamatan Suling Tambun.

Air terjun Suling Tambun juga dimanfaatkan untuk Listrik bertenaga air atau Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Listrik bertenaga 250 KVA bantuan dari Kementrian Enegri dan Sumber Daya Mineral (ESMD) itu disebut-sebut sebagai PLTMH terbesar di Kalteng yang pernah di bangun.

Puas menapaki air terjun, Sudarsono yang didampingi istrinya Ratna Mustika, kemudian meneruskan perjalanan mengarungi riam dari Tumbang Manjul Kecamatan Seruyan Hulu menuju Rantau Pulut Kecamatan Seruyan Tengah. Jarak tempuh dua kecamatan ini melalui jalur air menggunakan speedboat memakan waktu 2,5 jam.

Sepanjang perjalanan setidaknya terdapat 15 riam kecil dan besar dijalur yang dilalui speedboat . Dari jumlah itu, ada 3 riam besar yang cukup menantang yakni, Riam Gading, Riam Kajaya dan Riam Pauh.

Usai mengarungi riam, Bupati dan rombongan kemudian menggunakan jalur darat untuk mengunjungi objek wisata Tangga Batu yang berada di Desa Tangga Batu Kecamatan Seruyan Tengah.

Obyek wisata Tangga Batu, Desa Tangga Batu Kecamatan Seruyan Tengah

Obyek wisata Tangga Batu berbetuk batu yang menyerupai tangga menuju bantaran Sungai Seruyan itu memiliki nilai historis yang panjang, unik, sekaligus menyimpan cerita-cerita mistis karena menurut cerita masyarakat, Putri Junjung Buih pernah tinggal diwilayah ini.

Putri Junjung Buih juga dinilai memiliki pengaruh terhadap penamaan beberapa desa di bantaran sungai Seruyan seperti nama desa Pembuang Hulu ataupun nama desa Telaga Pulang Kecamatan Danau Sembuluh.

“Dulunya ketika orang berfoto disini, fotonya sering tidak nampak, tidak kelihatan fotonya,” jelas Sudarsono. (k02)

Tinggalkan Komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Destinasi