Connect with us

Seruyan

Bupati Seruyan Buka MTQ XV dan FSQ Tingkat Kabupaten di Rantau Pulut

[Kanan-Kiri], Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo, Bupati Seruyan Yu;lhaidir, Wabup Hj Iswanti membunyikan sirine tanda dibukanya Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Ke XV dan Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat kabupaten Seruyan, di Rantau Pulut, kecamatan Seruyan Tengah, Selasa [1/10/2019] malam. Foto | Protokol Setda Seruyan/Kalteng Independen

RANTAU PULUT – Bupati Seruyan Yulhaidir membuka acara Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Ke XV dan Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat kabupaten Seruyan, di Rantau Pulut, kecamatan Seruyan Tengah, Selasa [1/10/2019] malam.

Acara pembukaan tersebut juga dihadiri, Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo, Wakil Bupati Hj Iswanti, Ketua TP PKK Fauziah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah [Forkopimda], Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah [SOPD], tokoh masyarakat, tokoh agama.

“Pada hakekatnya pelaksanaan kegiatan MTQ dan FSQ ini adalah untuk membina Ukhuwah Islamiyah dalam rangka meningkatkan seni qasidah di Seruyan, Pelaksanaan MTQ dan FSQ ini sejatinya dapat meningkatkan jejak-jejak peradaban yang ditandai dengan perubahan pola pikir, Kebiasaan dan kerakter yakni dari pemikiran yang sempit kepada pemikiran yang terbuka dan maju, meningkatkan pemahaman penghayatan ajaran islam serta menyiarkan dakwah islami melalui seni musik islami,” kata Bupati saat membuka acara tersebut.

BUPATI Seruyan Yulhaidir melantik dewan hakim Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Ke XV dan Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat kabupaten Seruyan, di Rantau Pulut, kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah, Selasa [1/10/2019] malam.

Selain itu katanya, momentum, pelaksanaan MTQ dan FSQ pada tahun ini hendaknya bisa kita jadikan sebagai salah satu tonggak dalam rangka membina qori qori’ah, hafizd hafizah untuk lebih menuju kemandirian.

“Pelaksanaan ini juga tentunya menjadi sarana pembelajaaran dan evaluasi bagi kemajuan masyarakat dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan yang dimulai darii pemahaman dalam membaca dan menulis Al-quran secara baik dan benar,” katanya lagi.

Bupati berpesan, jangan sampai terjebak pada seremonial kegiatan ini, kita harus bermusabaqah (berlomba) menunjukan kualitas terbaik.

“Bukan hanya dalam arena MTQ tetapi juga berlomba dalam kehidupan sehari-hari untuk menjadi yang terbaik, akhlak dan amalnya sesuai dengan Al-quran dan hadits,” paparnya. Ist/Tim KI/KI-02

Tinggalkan Komentar

More in Seruyan