Connect with us

Profil

Firdaus, Asa Ditengah Incumben

Nama Muhammad Firdaus mungkin masih belum begitu akrab di dunia perpolitikan di Bumi Gawi Hatantiring Kabupaten Seruyan. Jika patokannya di Daerah Pemilihan 2 (Dapil 2) Pemilu Legislatif (Pileg) Kabupaten Seruyan 2019 ini yang notabene masih dihuni caleg-caleg incumben.

Seperti diketahui di Daerah Pemilihan II atau Dapil II meliputi, Kecamatan Hanau, Danau Seluluk, Seruyan Raya dan Danau Sembuluh, Firdaus harus berjibaku dengan Caleg-caleg incumbent yang saat ini masih berstatus anggota DPRD aktif, seperti Arbain, Hadinur (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan/PDIP), Norhasan, Bambang Yantoko (Partai Golkar), Arahman (Demokrat), Muhamad Aswin (Nasional Demokrat/Nasdem), Muhtadin (Gerindra), Ahmad Syarifudin (Partai Persatuan Pembangunan/PPP). Sejumlah anggota DPRD aktif ini dinilai masih memiliki basis massa dan modal yang memadai jika penilaiannya dari sisi kemampuan finansial.

Namun, pemuda kelahiran Pembuang Hulu 20 Juli 1987, ini memiliki segudang aktivitas organisasi kemasyarakatan dalam kesehariannya. Tidak jarang Firdaus harus berjibaku mengadvokasi masyarakat desa.

Memiliki pengalaman panjang di organisasi, pemikiran yang luas, berani mengambil sikap, humble mudah bergaul dengan kalangan tua dan muda, menjadi bekal Firdaus untuk terjun ke dunia politik di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan.

Masyarakat banyak berharap dengan keberadaan Firdaus di DPRD nantinya, masyarakat lebih mudah menyampaikan aspirasinya secara langsung. Itu sesuai dengan Visi Muhammad Firdaus yakni, mewujudkan masyarakat yang adil, sejahtera, berkualitas dan mandiri.

Di tengah kepungan incumben, Firdaus yang juga Juru Kampanye (Jurkam) Yulhaidir-Iswanti di Pilkada 2018 lalu ini, harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat dalam pencalonannya menjadi wakil rakyat di Pemilu Legislatif 2019, yang akan berlangsung pada 17 April ini.

Muhammad Firdaus (Kiri) bersama Tim Suara Hati Yulhaidir-Iswanti di Pilkada 2018 lalu

Terjun langsung door to door bersosialisasi dari rumah ke rumah, desa ke desa, meyakinkan konstituennya agar kelak masyarakat tidak salah dalam memilih wakilnya di legislatif untuk lima tahun mendatang.

Setiap hari dia bersama timnya terus bergerak bersosialisasi dengan masyarakat, menyampaikan ide-ide segar soal pembangunan sesuai Tupoksinya jika nanti terpilih menjadi anggota legislatif.

Firdaus mengatakan, timnya terdiri dari relawan yang tidak dibayar, mereka bergerak dengan hati nurani, semangat dan keinginan mereka yang menginginkan ada wakil rakyat yang mengedepankan kepentingan masyarakat, dan satu pemikiran dengan Bupati dan Wakil Bupati dalam menjalankan program.

“Kepercayaan itu cukup diberikan satu kali. Komitmen itu cukup dibuktikan satu kali,” Muhammad Firdaus, Caleg PDI Perjuangan Daerah Pemilihan 2 Kabupaten Seruyan.

Meski Daerah Pemilihan 2 (Dapil 2) dianggap sebagai “Dapil Neraka” bagi para calon. Namun sebagai politisi muda, hal itu justru menjadi tantangan bagi Firdaus. Tekad bulat Firdaus, memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendukung suksesnya program Bupati Yulhaidir – Wakil Bupati Hj Iswanti dalam mendorong percepatan pembangunan Kabupaten Seruyan. Tim KI

Riwayat Organisasi :

  • Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan Universitas Palangka Raya 2006-2007
  • Ketua Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Hanau Palangka Raya (HMPH) Tahun 2009-2010
  • Sekretaris Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) Kabupaten Seruyan Tahun 2013- Sekarang
  • Ketua Banteng Muda (Sayap PDI Perjuangan) Kabupaten Seruyan Tahun 2018-Sekarang
  • Ketua Bidang Hukum Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Tahun 2018-Sekarang
Muhammad Firdaus (Ketiga dari kanan) bersosialisasi meminta saran, masukan, dan pendapat ke masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Profil