Connect with us

Headline

Ingkar Janji Soal Plasma, Ratusan Warga Bangkal Geruduk Kantor PT HMBP I

WARGA : Apabila tidak ada kejelasan mengenai tuntutan, maka masyarakat akan turun ke lahan dan akan menutup operasional pabrik PT HMBP I

Foto | Kontributor/Kalteng Independen

SERUYAN RAYA  – Ratusan warga Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah mendatangi kantor Perusahaan Besar Swasta Kelapa Sawit (PBS KS) PT Hamparan Massawit Bangun Persada I (PT HMBP I), Senin (4/3/2019).

Kedatangan ratusan warga itu untuk menuntut realisasi plasma yang dijanjikan pihak perusahaan dan tertuang dalam dokumen perjanjian bersama pada tahun 2013 lalu. Padahal diketahui, PT HMBP I mulai membuka lahan kelapa sawit diwilayah itu sejak tahun 2003 atau lima belas tahun lalu.

Burhan Angking (58), perwakilan masyarakat mengatakan, aksi yang dilakukan warga katanya menindaklanjuti perjanjian plasma dengan perusahaan pada 26 Oktober 2013 lalu, yang hingga saat ini atau sudah lima tahun berlalu belum ada kejelasan.

“Kedatangan masyarakat ingin menanyakan tindak lanjut janji pihak PT HMBP I, karena ada satu bukti dan fakta yang tertulis hitam diatas putih pada 26 Oktober 2013,” ungkapnya.

Bahkan, perjanjian tersebut juga tertuang didalam surat kesepakatan yang ditandatangani bersama diatas materai.

“Kami hanya menuntut janji pihak perusahaan PT HMBP I dan hak masyarakat sesuai kesepakatan yang ditandatangani bersama tersebut,” katanya.

“PT HMBP I sudah membuat perjanjian bersama masyarakat, bahwa pihak perusahaan selambat lambatnya awal Januari 2014 akan merealisasikan untuk masyarakat Bangkal, bagaimana tanggung jawabnya untuk kami masyarakat Bangkal makanya hari ini kami turun ke lahan untuk menagih janji yang sudah 5 tahun berlalu,” katanya lagi.

Burhan mengingatkan PT HMBP, apabila tidak ada kejelasan mengenai tuntutan tersebut, maka masyarakat akan turun ke lahan lagi dan akan menutup operasional pabrik PT HMBP I.

“Bangkal desa tertua dibanding 4 desa lainnya di Kecamatan Seruyan Raya, kok sampai saat ini belum dapat plasma, pihak perusahaan hanya membohongi jangan seolah olah masyarakat Bangkal dianggap bodoh,” ujarnya.

Kehadiran masyarakat di PT HMBP I disambut oleh pengamanan sejumlah personil Polres Seruyan dan personil Kodim 1015 Sampit.

Sementara, General Manajer (GM) PT HMBP I, I Gede Suwarsa mengatakan dirinya hanya bertugas sebagai operasional kebun untuk hal ini dirinya tidak bisa memutuskan atau mengambil kebijakan.

“Semua aspirasi yang ada akan disampaikan dan kami tampung serta akan mendesak managemen kapan aspirasi ini akan ditanggapi dan ini akan disampaikan ke pihak atasan,” terangnya.

Kapolres Seruyan, AKBP Ramon Zamora Ginting, melalui Kabag Ops Polres Seruyan, AKP Wahyu Edi Priyanto menginginkan persoalan tersebut bisa diselesaikan dengan duduk bersama.

“Pihak kepolisian siap mengawal dan memfasilitasi mediasi pihak perusahaan dan masyarakat terkait tuntutan plasma,” paparnya.

Data sawit watch menyebutkan, PT Hamparan Mas Sawit Bangun Persada (HMBP) berlokasi di Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah. Izin lokasi dari Bupati Seruyan No. 151 tahun 2005 , tanggal 15-09-2015 seluas 11.200 Ha. Izin Usaha Perkebunan  525/352/EK/2005, HGU  24/HGU/BPN/06 dan IPKH189/Kpts-II/2000. Sebelumnya lokasi tersebut adalah kawasan hutan. (Tim KI/KI-02).

SPANDUK Tuntutan warga Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah. Foto | Kontributor/Kalteng Independen

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Headline