Connect with us

Seruyan

Orasi Politik H Ruslan AS di Seruyan : Tidak Mungkin Kita Kembali ke Masa Lalu

SERUYAN – Dalam orasi politiknya ketika menjadi Juru Kampanye (Jurkam) Pasangan Nomor 1 Pilkada Kabupaten Seruyan 2018, Sudarsono – Khairil Yadi, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Golkar Provinsi Kalimantan Tengah, H Ruslan AS menyinggung soal pernyataan seorang tokoh politik yang mengatakan “Kembali ke yang dulu”

Kampanye putaran terakhir yang berlangsung di Lapangan Gagah Lurus Kuala Pembuang, Sabtu (23/6/2018), ini juga dihadiri Jurkam dari Ketua Pemenangan Pemilu Bali, Jawa dan Kalimantan Mukhtarudin, jajaran DPD Golkar Provinsi maupun Ketua DPD Golkar Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Supriadi beserta jajarannya, partai pendukung dan pengusung, Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah, jajaran pengurus DPD Golkar Kabupaten Seruyan, serta ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Seruyan.

Menurut pria yang juga kakak kandung pengusaha nasional H Abdul Rasyid ini, mustahil kembali ke pemerintahan masa lalu seperti sepuluh maupun lima tahun yang lalu. Pasalnya, disaat itu pemerintahan Kabupaten Seruyan mendapat Disclaimer (Pengelolaan Keuangan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan) sebanyak delapan kali berturut-turut.

Selain itu, masa lalu mewariskan utang dan justru membebani pemerintahan 2013-2018 yang dipimpin Bupati Sudarsono. Akibat dari hutang itu, Bupati Sudarsono bahkan sempat di jadikan tersangka oleh Mabes Polri, namun belakangan ini status tersangka Bupati Sudarsono ditarik kembali dan berakhir dengan terbitnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Mabes Polri.

“Tidak mungkin kita kembali ke 10 tahun atau lima tahun yang lalu, karena kita delapan kali berturut-turut Disclaimer yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI),” kata tokoh Golkar Kalteng ini.

“Sebagai orang Seruyan, yang disini tanah kelahiran saya, saya tidak rela hal yang sama di alami Kabupaten Seruyan di masa lalu terjadi lagi. Saya tidak rela itu terjadi lagi, ngutang lagi, ngutang lagi,” katanya menimpali.

Untuk itu katanya, pasangan calon Nomor 1 Sudarsono dan Kahiril Yadi harus melanjutkan dan menuntaskan program pembangunan yang sudah bagus dalam lima tahun belakangan.

Di akhir orasinya, H Ruslan menyarankan, kepada seluruh timses ditingkat Kecamatan hingga di tingkat desa untuk mengamankan suara Sudarsono – Khairil Yadi.

Suami Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah, tersebut juga meminta masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak dan tidak Golput,

“Datang ke TPS pada 27 Juni nanti dengan membawa formulir C6, apabila tidak mendapat undangan segera melapor ke TPS terdekat, ingat Coblos Nomor 1,” pesannya. (Tim KI)

Tinggalkan Komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Seruyan