Connect with us

Seruyan

Pembangunan Lanjutan Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Tertunda

H. Astono

KUALA PEMBUANG – Pembangunan gedung arsip pada Dinas Perpustakaan dan Perarsipan yang sudah dikerjakan pada tahun 2018 lalu dengan anggaran Rp979.368.130.00 belum rampung. Pembangunan gedung arsip tersebut di danai dari APBD seruyan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten  Seruyan. Hal ini dikarenakan saat itu dinas Perpustakaan dan pengarsipan belum tersedia anggaran sebagai dinas yang baru. Sehingga usulan diajukan kepada kantor DPUPR untuk mengatasi. 

Pada tahun 2019 ini rencananya akan dilanjutkan pembangunan gedung arsip itu. Namun hal tidak dapat dilanjutkan karena pembangunan gedung tersebut bukan menjadi kewenangan dari dinas PUPR.

“Dan pembangunan lanjutan itu sepenuhnya sudah menjadi dinas Perpustakaan dan Pengarsipan Kabupaten Seruyan”, Kata Kepala Dinas PUPR Ir. Pieter Manginte beberapa waktu lalu di kantornya.

Lebih lanjut Kepala Dinas PUPR Seruyan Ir. Pieter Manginte kepada Kalteng Independen menjelaskan, bahwa pihaknya hanya membantu dikarenakan saat itu sebagai dinas baru, dinas perpustakaan dan pengarsipan belum tersedia anggarannya. Sedang untuk perencanaannya (konsultan perencana)  semuanya menjadi tanggung jawab dinas perpustakaan dan pengarsipan. Sedangkan untuk pembangunan fisiknya semua anggaran yang digunakan seluruhnya tahun 2018 kemarin dari DPUPR.

“Pada tahun kemarin memang seluruh alokasi anggarannya dari kami (DPUPR) untuk pembangunan fisiknya, dan untuk perencanaannya (Konsultan) dinas perpustakaan dan pengarsipan yang menanggung”, kata Pieter.

Ditemui, Selasa (18/6/2019), Kepala Dinas Perpustakaan dan Pengarsipan H Astono menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil konsultasi pihaknya kepada DPRD Seruyan bahwa, apa yang dikatakan oleh Kadis PUPR memang benar.

“Hanya saja berhubung untuk pencatatan aset nantinya tidak bisa setengah aset kami setengahnya aset PUPR”, katanya.

“Jadi menurut dewan supaya memudahkan dalam hal pencatatan aset nantinya maka sebaiknya harus tetap dilanjutkan oleh PUPR. Hal itu disampaikan oleh dewan dari hasil konsultasi kami. Walaupun pembangunan lanjutan tidak dapat dilakukan di tahun 2019 ini dan nanti tahun 2020,” Astono menjelaskan. Tim KI/KI-01  

Tinggalkan Komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Seruyan