Connect with us

Headline

Sudah Mulai Operasional, Bupati Seruyan Cek Bongkar Muat di Pelabuhan Segintung

BUPATI Seruyan Yulhaidir didampingi sejumlah pajabat teknis melakukan Kunjungan Kerja [Kunker] ke Pelabuhan Laut Teluk Segintung, Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan. Kunjungan Bupati tersebut sekaligus memantau kesiapan lounching operasional pelabuhan yang direncakan pada Senin, 5 Agustus 2019. Foto | Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG – Pasca keluarnya ijin operasional, geliat Pelabuhan Laut Teluk Segintung, Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah mulai terasa. Pelabuhan yang menghadap langsung ke Pulau Jawa tersebut sudah mulai digunakan untuk bongkar muat barang.

Jumat [2/8/2019] siang, Bupati Seruyan Yulhaidir, didampingi Kepala Badan Pengelola Perpajakan dan Retribusi Daerah [BPPRD] Markus, Plt Kepala Dinas Perhubungan A Sarita, Unit Pelaksana Pelabuhan [UPP] Teluk Segintung Abdullah, Kadis Komunikasi dan Infomatika Sugian Noor, Kabag Protokol Ahdian Noor, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah [SOPD] dilingkup Pemkab Seruyan, memantau langsung bongkar muat pertama di pelabuhan laut Teluk Segintung.

Orang nomor satu di Pemkab Seruyan tersebut mengatakan, kunjungan kerja ke Pelabuhan Laut Teluk Segintung itu sekaligus mengecek kesiapan melakukan lounching operasional Segintung yang diagendakan pada, Senin 5 Agustus 2019. Yang juga bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Seruyan yang ke 17.

“Ini bongkat muat pertama yang dilakukan tongkang LMN 336, tongkang dengan kapasitas muatan 330 feet atau 10 ribu tonase,” ujar Bupati.

Bongkar muat batu split yang dilakukan tongkang berukuran besar tersebut berjalan lancar tanpa kendala. Hal itu menggambarkan jika Pelabuhan Segintung yang digadang-gadang sebagai terminal Crude Palm Oil [CPO] kelapa sawit terbesar se Asia Tenggara tersebut sudah siap di operasionalkan.

“Harapan kita pemerintah pusat bisa membantu untuk menyelesaikan infrastruktur jalan dan fasilitas lainnya. Pelabuhan Segintung Ini sudah siap kita operasionalkan, tinggal akses jalan saja,” ujarnya.

Yulhaidir menjelaskan, akses jalan dari Kuala Pembuang menuju Pelabuhan Segintung hanya menyisakan 9 kilometer {Km], kemudian dari unit 4 sampai ke Simpang Bangkal Kecamatan Seruyan Raya kurang lebih 140 km yang perlu segera ditangani.

“Itu yang kita minta ke pemerintah pusat untuk memperhatikan, karena ini adalah akses satu-satunya [Pelabuhan laut] yang sudah fungsional, sudah bisa dilakukan bongkar muat,” terangnya.

BUPATI Seruyan Yulhaidir didamping Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan [UPP] Teluk Segintung Abdullah mengecek kesiapan operasional Pelabuhan Teluk Segintung Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan, Jumat [2/8/2019]. Selain mengecek kesiapan operasional, Bupati juga ingin memastikan rencana pengembangan dan pembangunan fasilitas penunjang di area pelabuhan. Foto | Kalteng Independen

Disisi lain kata Yulhaidir, dirinya bersama dengan pemerintah pusat serta Dirjen Perhubungan Laut [Dirhubla] Kementrian Perhubungan telah berkomitmen bahwa masyarakat lokal akan lebih banyak perannya dalam bekerja di Segintung.

“Semoga dengan operasional pelabuhan Segintung akan berdampak pada kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat Kabupaten Seruyan, dan menjadi gerbang ekonomi baru bagi Kabupaten Seruyan juga Kalimantan Tengah pada umumnya,” kata Yulhaidir.

Di tempat yang sama, Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan [UPP] Teluk Segintung, Abdullah menguraikan, saat ini fasilitas penunjang yang sangat diperlukan adalah akses jalan, kemudian penerangan listrik, dan ketersediaan air bersih serta akses internet.

“Tapi yang paling kita butuhkan akses jalan,” singkatnya. Tim KI/KI-02

Tinggalkan Komentar

More in Headline